0
471

Faktor Utama Yang Mempengaruhi Pasar Language Travel Untuk Tahun 2021

Cristine Devi Claudia, S.A. | Monday, 05 April 2021

Faktor Utama yang Mempengaruhi Pasar Language Travel untuk Tahun 2021

Kekurangan waktu? Berikut beberapa sorotannya:

  • Permintaan untuk language travel masih tetap kuat akan tetapi pertimbangan praktis - tingkat vaksinasi, pembatasan perjalanan, ketersediaan penerbangan, dan banyak lagi – akan menentukan tingkat laju pemulihan di sektor study travel tahun ini.
  • Sementara itu, sekolah-sekolah dan penyedia layanan dapat mengantisipasi pasar yang lebih bervariasi dan tersegmentasi pada tahun 2021, dengan minat yang lebih besar dalam pemrograman yang bernilai tambah.

Dalam pembacaan Studyworld edisi Januari 2021, Direktur Pengembangan Bisnis English UK Tim Barker menyoroti beberapa poin penting dari acara virtual tersebut.

Meskipun pernyataan Pak Barker difokuskan pada prospek sektor ELT di Inggris, mereka bisa diaplikasikan secara luas ke kebanyakan destinasi utama lainnya untuk language travel.

Permintaan tetap bertahan kuat.

Sebagai gema dari pola yang mengikuti disrupsi besar lainnya dalam sejarah baru-baru ini, English UK mengamati bahwa adanya permintaan yang terpendam kuat untuk language travel.

“Paruh kedua tahun ini akan menunjukkan peningkatan yang signifikan,” kata Barker. “Secara umum, adanya perasaan bahwa kaum muda menghadapi frustasi karena kurangnya kesempatan pada tahun ini dan sangat desperate untuk bepergian lagi.

Hasil akan bervariasi

Akan tetapi, tentu saja ada sejumlah variabel mendasar yang akan mempengaruhi waktu dan kecepatan pemulihan, termasuk kemajuan dalam upaya vaksinasi di negara pengirim dan negara tujuan, dimulainya kembali layanan penerbangan internasional, dan ketersediaan instruksi secara langsung.

“Pemulihan akan disesuikan dengan pasar,” kata Pak Barker, “dan hal tersebut tidak akan seragam.” Dalam beberapa pasar utama seperti China dan Korea misalnya, pemulihan mobilitas mahasiswa diperkirakan tidak akan berlangsung hingga paruh kedua tahun 2021. Pasar lain mungkin juga terpengaruh oleh pembatasan perjalanan tertenu antara negara, termasuk persyaratan karantina.

Waktu untuk penambahan nilai

Telah diamati secara luas bahwa pandemi memiliki efek percepatan atau penguatan pada sejumlah tren yang telah aktif di industri selama waktu tertentu – penerapan pembelajaran online yang cepat dan meluas mungkin merupakan contoh terbaik dari hal ini.

Tetapi, English UK juga menyoroti tren ke arah program dan layanan khusus untuk mahasiswa language travel. “Hal ini menjadi lebih penting dari sebelumnya untuk menambah nilai pada pengalaman ELT,” kata Pak Barker. Perbaikan dalam penyediaan ELT domestik di pasar pengirim utama, dan peningkatan kecakapan yang sesuai untuk mahasiswa, serta rata-rata lama tinggal yang menurun untuk kebanyakan mahasiswa, telah menempatkan tren ini ke dalam fokus yang lebih tajam.

 

Pikirkan “Bahasa Inggris dan …” di mana “dan” mungkin berupa pelatihan olahraga atau kursis seni atau akademis. Atau mungkin peluang sosial atau budaya yang berbeda, atau persiapan ujian atau fitur lain yang ditargetkan untuk kelompok mahasiswa yang semakin tersegmentasi.

Hal ini merupakan sebagian fungsi dari membedakan sekolah dan penawaran agen di pasar yang sangat kompetitif. Akan tetapi, ada aspek lain yang juga berperan di sini yaitu para mahasiswa dan keluarga juga semakin mencari pengalaman baru dan nilai yang lebih baik dalam program mereka di luar negeri.

Memperkuat saluran agen

English UK menyorotip pula peran penting yang berkelanjutan dari agen pendidikan dalam perekrutan untuk program bahasa. Pak Barker juga menekankan bahwa di beberapa pasar seperti China, rantai pasukan agen mungkin telah terpengaruh oleh pembobolan jaringan sub-agen karena agen yang lebih kecil terpaksa mengurangi atau mengakhiri operasi selama pandemi.

Namun, sektor ini telah terbukti sangat tangguh, pada webinar di bulan Februari 2021 dari pakar riser pasar Bonard mengamati bahwa sekitar 80% agensi menengah hingga besar di China terus beroperasi, dan optimisme sedang meningkat di antara para agensi pada tahun 2021. Volume atas pertanyaan mahasiswa di China juga dilaporkan stabil dalam beberapa kuartal terakhir dan hampir semua lembaga yang merespons berencana untuk mengirim mahasiswa ke luar negeri pada musim gugur 2021, jika tidak lebih awal.

Looking to summer

Pertanyaan besar di setiap destinasi language travel utama adalah apa yang bisa diharapkan pada musim puncak yang akan datang – yang artinya bulan-bulan musim panas utama bagi para penyedia di belahan bumi Utara.

“Mungkin saja ada musim panas,” simpulan Pak Barker. “Tapi itu akan terlambat dan tidak konsisten.” Artinya, pemesanan mahasiswa dapat diharapkan lebih lambat dari biasanya dan akan menuntut banyak fleksibilitas dari pihak sekolah dan penyedia layanan. Mahasiswa dan orang tua akan membutuhkan jaminan yang cukup besar seputar langkah-langkah kesehatan dan keselamatan juga, dan ketersediaan dan harga penerbangan akan menjadi tanda tanya besar.

Observasi ini mencerminkan pendapat yang sedang berkembang bahwa, terutama mengingat kemajuan secara keseluruhan dari upaya vaksinasi yang sedang berlangsung, mobilitas mahasiswa dalam skala yang lebih besar hanya akan benar-benar mulai pulih di bulan-bulan terakhir tahun ini. Hal ini mungkin saja terutama benar untuk pemesanan baru, para mahasiswa pemula, dan junior-junior.

Pulse survey terbaru dari ALTO (Asosiasi Organisasi Language Travel) mengumpulkan tanggapan survei terbaru dari agen, sekolah, asosiasi, dan penyedia layanan pada Januari 2021. Hal ini mengikuti dua siklus pulse sebelumnya pada bulan Juli dan Oktober 2020, dan meskipun hasilnya bervariasi dari survei ke survei, prospek industri secara keseluruhan cukup stabil.

 

Namun, kami melihat adanya ekspetasi yang melemah dalam hal pemulihan bisnis dalam survei ALTO terbaru. Bagan berikut mencerminkan prospek sektor language travel pada bulan Januari 2021, dengan rata-rata responden berharap untuk memulihkan setengah dari volume bisnis pra-pandemi pada akhir 2021, dan kira-kira dua pertiganya pada bulan Oktober 2020. Hal ini sebanding dengan siklus survei di mana responden mengantisipasi pemulihan sekitar 50% pada musim panas 2021 dan mendekatai angka dua pertiga pada bulan Mei 2022.

 

Sumber

Silahkan isi form dibawah ini untuk info lebih lanjut: