0

Pelajar Internasional Dapat Kembali Belajar Di New South Wales Pada Awal 2021, Kata Menteri Senior

Penerjemah : Cristine | Wednesday, 30 September 2020

Pelajar Internasional Dapat Kembali Belajar di New South Wales Pada Awal 2021, Kata Menteri Senior

Menteri senior negara bagian New South Wales (NSW) menanti waktu untuk menyambut Kembali siswa internasional pada awal 2021. Pemerintah pun telah mempersiapkan materi online learning dari karantina hotel untuk dibagikan oleh sektor universitas terkait. Stuart Ayres, menteri pekerjaan, investasi, pariwisata dan Western Sydney, mengatakan bahwa record catatan NSW yang telah berhasil mengkarantina 60.000 turis di Sydney telah membuktikan bahwa Australia telah siap dalam mengelola kembali kedatangan siswa internasional ke NSW.

"Saya memprediksi bahwa kita akan dapat membuka perbatasan untuk siswa internasional, dengan sistem karantina, dapat dilaksanakan jauh lebih awal daripada pembukaan kembali perbatasan di sektor ekonomi lainnya," Ayres menyatakan prediksi tersebut di KTT Pendidikan Internasional pada hari Rabu lalu (23/09).

"Saya optimis bahwa NSW akan berhasil melakukan scenario tersebut di awal 2021. Itu merupakan sesuatu yang akan saya dan semua stakeholder akan upayakan. Saya akan berbicara dengan para rektor tentang pelajaran yang harus dipelajari siswa internasional dan membangun kerja lebih dekat dengan sektor universitas."

Selama berbulan-bulan universitas telah mendesak pemerintah untuk menetapkan skema koridor yang aman bagi siswa luar negeri untuk kembali ke Australia. Hal ini demi melindungi penerimaan siswa yang direncanakan tahun depan serta membantu revitalisasi pendapatan miliaran dolar di sektor ekonomi negara bagian NSW. Program uji coba untuk membangun koridor yang aman bagi siswa asing sebenarnya telah dilakukan beberapa bulan lalu namun diberhentikan pada Juli karena situasi virus korona yang memburuk di Victoria. Namun, Ayres mengatakan dia sekarang menghadiri sejumlah rapat dengan rektor dan wakil rektor tentang bagaimana pengaturan sistem karantina berdasarkan pengalaman pemerintah dan kolaborasi dengan Polisi NSW.

Seorang juru bicara Universitas Sydney mengatakan universitas berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah NSW. "Langkah akan sangat kompleks dan membutuhkan semua stakeholder dari tingkat pemerintahan, universitas dan sektor swasta termasuk maskapai penerbangan untuk bekerja sama," katanya. Wakil rektor University of Technology Sydney, Iain Watt, mengatakan universitas NSW akan menyambut mahasiswa secepat mungkin. "Ini akan menjadi kemenangan tidak hanya bagi universitas tetapi juga keuntungan umum bagi perekonomian negara," katanya.

Mr Ayres tidak mengesampingkan potensi untuk kembali lebih cepat, seperti akhir tahun, tetapi mengatakan keselamatan siswa internasional akan menjadi yang utama dan paling terpenting. Phil Honeywood, kepala eksekutif Asosiasi Pendidikan Internasional, mengatakan sangat penting bagi universitas untuk memiliki beberapa siswa internasional yang dapat kembali ke studi mereka pada awal semester pertama tahun depan.

"Ini merupakan hal yang menggembirakan. Menteri senior pemerintah NSW menunjukkan bukti kehidupan dan revitalisasi untuk industri kami yang selama ini sulit bergerak sejak COVID-19," katanya.

“Dengan Australia Selatan dan Teritori Utara sudah menunjukkan bahwa mereka bisa membawa kembali pelajar internasional, NSW juga ingin mempertahankan pangsa pasar mereka. "

Sumber senior pemerintah mengatakan bahwa pemerintah NSW belum meminta persetujuan dari pemerintah federal untuk pilot koridor yang aman di NSW, tetapi diharapkan mahasiswa internasional dapat kembali segera setelah aman bagi mereka untuk melakukannya. Teritori Utara berharap menerima sejumlah kecil pelajar internasional dalam penerbangan sewaan termasuk warga negara Australia yang kembali tahun ini, sebagai bagian pertama dari uji coba koridor aman yang disetujui pemerintah federal.

Ayres mengatakan bahwa Australia telah mempertahankan reputasinya sebagai lokasi studi yang aman dibandingkan banyak negara lainya. Victoria dan semua negara bagian akan senang melihat siswa internasional dapat kembali menyelesaikan studi. "Saya rasa kita tidak perlu memakai warna negara bagian kita," katanya. "Saya pikir semua orang di seluruh Australia… memiliki apresiasi yang sangat kuat atas nilai yang dibawa siswa internasional bagi ekonomi kita, kota kita, komunitas regional kita."

Wakil rektor strategi global Universitas Wollongong, Alex Frino, mengatakan " Saya yakin kami dapat dengan aman membawa siswa internasional kembali". Ayres menekankan bahwa seluruh Pemerintah Australia tidak mengesampingkan potensi bagi siswa internasional kembali lebih cepat, seperti akhir tahun, :namun mengatakan keselamatan siswa akan menjadi yang terpenting” tambahnya.

Sumber : klik di sini

Silahkan isi form dibawah ini untuk info lebih lanjut: