0
83

Livelihood And Fisheries Field Officer - Yayasan Hutan Biru (Blue Forests), Kubu Raya, West Kalimantan, Indonesia (On-site)

Sunday, 05 December 2021
blue-forests.org
Application Open :
00 d 00 h 00 m 00 s

Latar Belakang

Yayasan Hutan Biru (YHB) berkolaborasi dengan Yayasan Pesisir Lestari (YPL) dalam mempelajari potensi ekosistem mangrove perikanan, dan kondisi sosial yang berada di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk salah satunya di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat khususnya Desa Batu Ampar dan Desa Medan Mas. Sejak memulai kegiatan di Oktober 2020, YHB telah melakukan berbagai kegiatan di Desa Batu Ampar dan Medan Mas. Bentuk kegiatan yang sudah dilakukan antara lain pelatihan PRA (Participatory Rural Appraisal) dan PAR (Participatory Action Research), implementasi PRA, penilaian sumber daya nipah, pemetaan sumber daya alam partisipatif, latihan kepemanduan dan praktek Sekolah Lapang Pesisir Perikanan dan HHBK (Hasil Hutan Bukan Kayu). Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan kegiatan awal untuk menentukan bentuk pendekatan dan program-program yang akan dilakukan di Desa Batu Ampar dan Desa Medan Mas sampai 2026 mendatang.

 

Tujuan utama program di Kubu Raya adalah mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang adaptif dan berkeadilan melalui pengelolaan sumber daya pesisir berkelanjutan di Kubu Raya. Untuk mencapai tujuan utama ini, YHB, YPL, dan Yayasan Planet Indonesia (YPI) mengembangkan program-program spesifik sesuai dengan sektor pengelolaan dan pemanfaatan terkait. Program-program tersebut mencakup:

  • Pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan

Program ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan hutan dan melalui pengelolaan silvikultur yang adaptif. Pengelolaan hutan yang efektif salah satunya dapat dicapai dengan adanya diversifikasi produk hasil hutan baik dan meningkatkan kemitraan dengan sektor-sektor terkait.

  • Pengelolaan perikanan yang berkelanjutan

Program ini bertujuan untuk menciptakan produksi hasil perikanan skala kecil yang stabil dan menguntungkan nelayan-nelayan lokal.

  • Peningkatan mata pencaharian alternatif

Program ini bertujuan untuk menguatkan sumber-sumber mata pencaharian masyarakat yang produktif dan lestari. Selain itu, program ini juga mendorong berjalannya usaha rakyat berbasis pemanfaatan sumber daya alam pesisir berkelanjutan melalui kerjasama dengan sektor swasta.

  • Penguatan program kesehatan masyarakat

Program kesehatan masyarakat bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat pesisir dan menciptakan lingkungan pesisir yang sehat dan bersih.

  • Peningkatan literasi masyarakat

Program literasi bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat dan institusi lokal melalui kemitraan para pihak.

 

Goal: Untuk menjamin keutuhan ekologis yang berjangka panjang, resilien, dan produktivitas hutan mangrove dan bentang laut di sekitar Cagar Alam Laut Karimata dan Zona Pesisir Kubu Raya

Output 1: Rencana pengelolaan baru yang efektif diterapkan di Cagar Alam Laut Karimata dan Zona Pesisir Kubu Raya

Output 2: Sumber daya, instrumen, dan kapasitas untuk pelaksanaan rencana pengelolaan bersama di Cagar Alam Laut Karimata dan wilayah pesisir Kubu Raya ditingkatkan.

Output 3: Mata pencaharian baru atau yang lebih baik terbuka bagi masyarakat pesisir di Cagar Alam Laut Karimata dan zona pesisir Kubu Raya, dan peningkatan rantai nilai yang semakin mendorong pengelolaan laut.

Output 4: Duta kesehatan masyarakat dan program WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) ditempatkan di kawasan pesisir Kubu Raya.

 

Objektif

Livelihood and Fisheries Field Officer berperan sebagai penghubung kunci antara masyarakat dan para pihak terkait, serta bertanggung jawab melakukan identifikasi, persiapan, dan pengelolaan aktivitas di lapangan sesuai dengan rencana kerja. Livelihood and Fisheries Field Officer akan mengerjakan tugas-tugas teknis berupa implementasi di lapangan dan melaporkan kepada Supervisor.

 

Tugas

  1. Melakukan serangkaian koordinasi termasuk diskusi informal ke level desa dan para pihak.
  2. Memfasilitasi seluruh aktivitas di lapangan untuk sinergitas program pengelolaan hutan dan lahan berkelanjutan dan perikanan.
  3. Mengumpulkan dan melaporkan data profil perikanan berisi informasi potensi dan masalah pengelolaan perikanan.
  4. Memfasilitasi serial meeting fisheries diagnostic bersama para pihak terkait.
  5. Mengumpulkan data komoditas mangrove dan perikanan untuk analisis rantai pasok.
  6. Mendukung program Sekolah Lapang Pesisir (SLP) perikanan untuk pengelolaan sumber daya pesisir berkelanjutan termasuk pembentukan kelompok, pelaksanaan SLP, dan diseminasi hasil belajar.
  7. Mendampingi kelompok usaha kecil berbasis sumber daya lokal.
  8. Mendukung proses evaluasi dan monitoring berdasarkan indikator program.
  9. Memberikan supervisi kepada fasilitator lokal atau staf lapangan yang ditugaskan.
  10. Melaporkan kegiatan di lapangan kepada Supervisor (Laporan Biweekly dan Laporan Kegiatan).
  11. Melaksanakan peran lain yang diberikan oleh Supervisor melalui kesepakatan bersama.

 

Persyaratan

Pendidikan

Minimal Sarjana (S1) di bidang perikanan, pertanian, manajemen sumber daya perairan, sosio-ekonomi, atau bidang lain yang relevan.

 

Pengalaman

  1. Minimal 2 tahun pengalaman bekerja dalam pendampingan perikanan, atau pengembangan usaha.
  2. Berpengalaman bekerjasama dengan masyarakat, donor, pemerintah, instansi swasta, dan para pihak yang terlibat dalam proyek.

 

Kompetensi

  1. Mempunyai kemampuan memfasilitasi pertemuan dan diskusi bersama para pihak.
  2. Mampu membuat laporan naratif dan menyajikannya dalam bentuk presentasi.
  3. Mempunyai kemampuan komunikasi yang baik secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Indonesia, jika menguasai Bahasa Inggris dan bahasa daerah setempat merupakan nilai tambah.
  4. Mempunyai pemahaman dan ketertarikan tentang aspek pengembangan berkelanjutan.
  5. Mampu bekerja secara mandiri maupun bersama tim dalam mengkoordinasikan kegiatan antara berbagai para pihak.
  6. Mempunyai kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang baik.
  7. Menguasai aplikasi komputer (Word, Excel, PowerPoint) dan aplikasi pendukung pengelolaan proyek (Google Drive, Zoom, dll).
  8. Bersedia ditempatkan di lokasi proyek dan bekerja di lapangan selama periode kontrak.

 

*Diutamakan yang berdomisili di Kalimantan Barat

More info

Silahkan isi form dibawah ini untuk info lebih lanjut: